Breaking News
Provinsi Bengkulu kembali menjadi sorotan dengan beragam peristiwa menarik, mulai dari pembangunan infrastruktur terbaru yang dipercepat hingga festival budaya yang sukses menarik ribuan pengunjung
Home

Banjir dan Longsor Terjang Sibolga: 5 Tewas, 4 Hilang, 17 Rumah Hancur

Sibolga Hujan deras dalam beberapa hari terakhir memicu banjir dan longsor yang melanda wilayah Sibolga, Sumatra Utara. Tim SAR setempat melaporkan lima warga tewas, empat orang masih hilang, dan 17 rumah mengalami kerusakan berat. Pemerintah daerah langsung mengerahkan petugas untuk mengevakuasi korban dan menanggulangi dampak bencana.

Kronologi Kejadian

Hujan intens mengguyur Sibolga sejak dini hari hingga sore. Intensitas curah hujan meningkat pada malam sebelumnya, sehingga aliran sungai meluap dan tebing di beberapa titik mengalami pergeseran. Longsor menutup akses jalan desa dan menimpa pemukiman di lereng bukit.

Warga melaporkan gelombang air tiba-tiba yang menyeret kendaraan serta material rumah. Mereka lalu berusaha menyelamatkan diri dan keluarga sambil menghubungi posko kebencanaan setempat.

Respons Cepat Petugas

Pemda segera memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun tangan bersama Basarnas, kepolisian, TNI, dan relawan. Tim melakukan evakuasi ke lokasi aman, memberikan pertolongan pertama, dan membuka posko darurat untuk menampung warga terdampak.

Petugas juga membuka jalur darurat untuk ambulans dan kendaraan logistik setelah membersihkan material longsor yang menutup ruas jalan utama. Mereka memprioritaskan pencarian empat orang yang masih dinyatakan hilang.

Evakuasi dan Penanganan Korban

Tim medis menyiapkan layanan kesehatan darurat di posko. Mereka menangani luka ringan, memberikan obat, serta memeriksa kondisi lansia dan anak-anak. Petugas menangani proses identifikasi jenazah secara cepat dan bermartabat bersama aparat terkait.

Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan makanan siap santap, selimut, dan perlengkapan kebersihan untuk keluarga yang mengungsi. Mereka berjanji akan menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan keluarga terdampak.

Kerusakan Infrastruktur

Banjir dan longsor merusak 17 rumah warga serta mengakibatkan beberapa jalan desa putus. Saluran air dan fasilitas umum seperti jembatan kecil mengalami kerusakan sehingga akses antarwilayah sempat terhambat. Dinas Pekerjaan Umum sudah menurunkan alat berat untuk mempercepat perbaikan akses.

Penyebab dan Kondisi Cuaca

BMKG mencatat pola hujan ekstrem akibat sirkulasi lokal yang menguat di wilayah barat Sumatra. BMKG mengimbau masyarakat di daerah rawan longsor dan banjir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan intens berlangsung berkelanjutan.

Selain itu, petugas menyoroti faktor penggunaan lahan di lereng yang memperbesar risiko longsor. Mereka mendorong kajian tata ruang dan reboisasi untuk mengurangi potensi bencana di masa depan.

Pencarian Orang Hilang

Tim SAR terus mengintensifkan pencarian empat warga yang masih hilang. Mereka menyisir lokasi longsor dengan peralatan deteksi, anjing pelacak, dan koordinasi udara bila kondisi memungkinkan. Relawan lokal membantu menyediakan informasi titik terakhir terlihatnya korban sehingga pencarian berjalan lebih fokus.

Pemulihan dan Dukungan Jangka Menengah

Pemerintah daerah bersama kementerian terkait akan menyusun rencana pemulihan untuk memperbaiki rumah rusak dan infrastruktur vital. Mereka juga akan memetakan keluarga yang membutuhkan relokasi sementara atau perbaikan hunian agar bisa kembali pulih secara bertahap.

Imbauan Resmi

Pihak berwenang mengimbau warga untuk mengikuti arahan evakuasi, menghindari area tebing dan aliran sungai, serta selalu mengecek informasi resmi dari posko BPBD. Mereka meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar proses penanganan berjalan efektif.


Baca Juga

Referensi dan Sumber: Sibolga — Wikipedia, BNPB — Wikipedia, BMKG — Wikipedia

Exit mobile version